Karhutla Inhu Belum Sepenuhnya Usai, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Fokus Pendinginan Lahan Gambut

Nasional, Riau, TNI69 Dilihat

PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama tim gabungan terus melaksanakan upaya pendinginan dan pengawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hulu, Kamis (24/9/2026). Kegiatan difokuskan pada sejumlah lokasi terdampak, di antaranya lahan masyarakat di Desa Pulau Jum’at, Kecamatan Kuala Cenaku, serta Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gangsal.

 

Di Desa Pulau Jum’at, tim gabungan masih melakukan pendinginan pada area yang sebelumnya terbakar. Meskipun api terbuka telah berhasil dipadamkan, sejumlah titik masih mengeluarkan asap akibat bara yang tersimpan di lapisan gambut.

 

Kondisi serupa juga ditemukan di Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gangsal. Petugas terus menyisir area terdampak untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan. Karakteristik lahan gambut yang mampu menyimpan panas dalam waktu lama membuat proses pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

 

“Fokus kami saat ini bukan lagi memadamkan api terbuka, melainkan memastikan tidak ada bara yang tersisa di bawah permukaan lahan gambut. Bara seperti ini sering tidak terlihat dari atas, tetapi masih berpotensi menimbulkan asap bahkan memicu kebakaran kembali apabila tidak ditangani secara tuntas,” ujar salah seorang personel tim gabungan di lokasi.

 

Menurutnya, petugas terus melakukan penyiraman dan pemantauan pada titik-titik yang masih menunjukkan indikasi panas. “Medan yang cukup sulit dan sumber air yang terbatas menjadi tantangan di lapangan. Namun seluruh unsur yang terlibat tetap bekerja sama untuk memastikan lokasi benar-benar aman,” katanya.

 

Selain melaksanakan pendinginan, tim gabungan juga memperkuat jalur akses menuju area terdampak guna memudahkan mobilitas personel dan peralatan. Upaya tersebut dinilai penting untuk mempercepat respons apabila ditemukan titik asap baru.

 

“Selama masih ditemukan asap atau indikasi bara, pendinginan akan terus dilaksanakan. Kami tidak ingin ada titik yang terlewat sehingga potensi kebakaran kembali dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.

 

Hingga sore hari, situasi di kedua lokasi terpantau aman dan kondusif. Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama seluruh unsur terkait akan terus melaksanakan pengawasan dan pendinginan secara berkelanjutan hingga area terdampak benar-benar dinyatakan aman dari potensi kebakaran susulan. (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *