Situasi Karhutla Dievaluasi, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tekankan Respons Cepat dan Sinergi

Nasional, Riau, TNI60 Dilihat

PEKANBARU || Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian serius jajaran TNI Angkatan Darat di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, memimpin Video Conference (Vidcon) Evaluasi Karhutla Jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Ruang Puskodal Ops Lt. II Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Rabu (19/8/2026).

 

Vidcon yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi perkembangan situasi Karhutla sekaligus mengukur kesiapan personel dan satuan dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah.

 

Didampingi Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., serta para Asisten Kodam dan unsur terkait, Pangdam menerima paparan perkembangan situasi dari jajaran wilayah. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memastikan langkah pencegahan dan penanggulangan berjalan efektif.

 

Pangdam menegaskan pentingnya kewaspadaan sejak dini, kesiapan personel, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla.

 

“Seluruh jajaran harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Koordinasi serta sinergitas dengan instansi terkait harus diperkuat untuk mengantisipasi setiap potensi Karhutla,” tegas Pangdam.

 

Evaluasi tidak hanya diarahkan pada kondisi terkini, tetapi juga kesiapan satuan dalam merespons situasi apabila Karhutla terjadi. Setiap perkembangan di wilayah diminta segera dipantau dan dilaporkan sebagai bagian dari langkah antisipasi.

 

Langkah tersebut menegaskan bahwa pencegahan menjadi kunci utama. Dengan kesiapan personel, koordinasi yang kuat, dan respons cepat, potensi Karhutla diharapkan dapat ditekan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *