TANGERANG – Penanusantara.co.id
Dalam semangat kekeluargaan dan berbagi dibulan suci Ramadhan 1447 H, Pusbatara mengadakan kegiatan sosial bertajuk ” Berbagi Berkah Ramadhan 2026,” acara yang diselenggarakan pada hari Sabtu (14/03/2026) dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni, S.M, M. AP., jajaran provinsi Banten, Bupati Maesyal Rasyid, Kades Cirarab, Kapolsek Legok yang mewakili,Danramil Legok ,porkofincam, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Desa Cirarab.
Ditengah pesatnya modernisasi, sebab Oase pelestarian budaya kami hadir Pusat Budaya Alam Nusantara berdiri diatas lahan seluas 25 Hektar sudh memulai perjalanan baru pada Tanggal 21 /04/ 2024 telah melakukan upacara pemancagan pondasi pertama Hall Dunia satu keluarga, Pusbatara di Legok.seiring dimulainya pembangunan Hall Dunia satu keluarga Pusbatara merintis dan menumbuhkan semangat Dunia satu keluarga dilubuk hati kita.Pusbantara bernuansa alami. Menyajikan Edukasi cinta alam menyampaikan pesan moral yang luhur dan bermakna. Menumbuhkan semangat mencintai kehidupan, sekaligus menampilkan kekayaan budaya nusantara.
Dalam sambutanya Gubernur Banten menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Pusbatara. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan partisifasi masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial dan meningktkn kesejahteraan warga, khusus dimoment religius pada saat bulan suci Ramdhan.
Ketua umum Pusbatara, Edward Luminto mengatakan bahwa dukungan dari pemerintah provinsi Banten menjadi motifasi bagi organisasi untuk terus bergerak dijalan pengabdian masyarakat.
” Pusbantara hadir sebagi wadah pemersatu mellui Berbagi Berkah Ramadhan, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan bulan suci Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sekaligus memperkokoh sinergi kami dengan Gubernur provinsi Banten dalam membangun Banten lebih inklusif”, ungkap Edwar Luminto.
Dalam kesempatanya saat kami wawancara Bupati kab.Tangerang menyampaikan harapanya,” bahwa berdirinya Pusbantara untuk menuju suasana kelestarian alam yang hijau dan asri sehingga edukasi ini bisa bermanfaat untuk tubuh dan lingkungan, semoga menjalin kolaborasi yang baik antara Pusbantara dengan pemerintah, “pungkas Maesyal Rasyid.
Pusbantara akan menjadi wadah diselenggaraknya berbagai bentuk kegiatan seperti kegitan pagelaran seni budaya, seminar diklat dll. Karenanya Pusbantara akan mempertemukan masyarakat dengan berbagai latar belakang yang memiliki panggilan hidup yang sama. Mencintai kehidupan, mencintai keharmonisan dalam keragaman mencintai budaya Nusantara, mencintai alam, untuk bersama mewujudkan masa depan bangsa yang gemilang. Menjadikan jembatan waktu, bagi generasi muda agar tetap terkoneksi dengan alur budaya Nusantara melalui pengalaman langsung yang imersif.
Acara dimulai peninjau perkembangan pembangunan proyek Pusbantara, penjelasan galeri edukasi kehidupan dan proyek Pusbantara, ramah tamah antara pengurus Pusbantara dan para tamu undangan dikejutkan dengan pembagian paket sembako dan acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan provinsi Banten.
(Estty/ HMS)







