BANGKINANG – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa sunah Senin-Kamis yang dilaksanakan oleh santri Lapas Kelas IIA Bangkinang di Masjid At-Taubah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin dan Kamis, kegiatan ini menjadi sarana bagi para santri untuk membiasakan diri menjalankan ibadah sunah sekaligus mempererat tali silaturahmi dalam suasana yang penuh kekhusyukan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Bangkinang, Arian Adibowo, turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.
Arian Adibowo menyampaikan bahwa pembiasaan ibadah memiliki peran penting dalam menumbuhkan keimanan, kesabaran, kedisiplinan, serta membentuk pribadi yang semakin baik.
“Melalui kegiatan puasa sunah Senin-Kamis dan buka puasa bersama ini, kami berharap para santri dapat terus memperkuat keimanan dan ketakwaan, menumbuhkan rasa syukur, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Semoga pembinaan ini menjadi bekal berharga untuk membentuk pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bangkinang terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang humanis, religius, dan bermakna. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat semakin memperkuat semangat para santri dalam menjalankan ibadah, memperdalam pemahaman agama, serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Red













