Kodam XIX/Tuanku Tambusai Teruskan Penanganan Karhutla di Batam, Lahan 10 Hektare Berhasil Dikendalikan

Nasional, Riau, TNI7 Dilihat

BATAM || Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0316/Batam terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hutan Lindung Tembesi Sidomulyo, Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Hingga saat ini, api telah berhasil dikendalikan, namun titik asap masih terpantau sehingga upaya pendinginan dan pemantauan tetap dilaksanakan oleh tim gabungan di lapangan.

 

Kebakaran yang terjadi di kawasan hutan lindung tersebut menghanguskan lahan sekitar 10 hektare. Sejak kebakaran terdeteksi, personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, dan warga setempat bergerak cepat melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lain.

 

Di lokasi kejadian, tim gabungan menghadapi tantangan medan yang cukup sulit. Akses menuju titik asap tidak dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran sehingga personel harus melakukan penanganan secara manual sambil menunggu suplai air tambahan.

 

Petugas di lapangan menyampaikan bahwa saat ini tidak ditemukan lagi titik api aktif, namun asap masih muncul di beberapa bagian lahan yang sebelumnya terbakar.

 

“Untuk kondisi terkini, titik api sudah tidak ada. Namun masih terdapat titik asap sehingga personel gabungan tetap bersiaga dan melaksanakan pemantauan serta pendinginan di lokasi,” ujar petugas yang terlibat dalam operasi penanganan karhutla.

 

Sebanyak puluhan personel gabungan didukung kendaraan pemadam dan mesin pompa terus dikerahkan guna memastikan tidak terjadi penyalaan kembali. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan hutan lindung serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

 

Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama seluruh unsur terkait menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam penanganan karhutla guna menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Kepulauan Riau. Situasi di lokasi saat ini terpantau terkendali dan terus dipantau secara intensif oleh tim gabungan. (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *