Kodam XIX Tuanku Tambusai Kupas Rekrutmen TNI AD 2026, Pangdam Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP. Tegaskan Gratis Tanpa Calo

Nasional, Riau, TNI5 Dilihat

PEKANBARU || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo SAP MM CHRMP mengupas langsung mekanisme rekrutmen TNI AD tahun 2026 dalam “Tambusai Podcast” di Ruang Podcast Pendam XIX/TT, Rabu (6/5/2026) pukul 10.30 WIB.

“Rekrutmen TNI AD tahun 2026 dilaksanakan dalam tiga gelombang. Gelombang I telah berlangsung pada Januari–Februari, Gelombang II saat ini berjalan pada Mei–Juni, dan Gelombang III direncanakan pada November–Desember,” ujar Pangdam. Ia menambahkan, pada Gelombang II terdapat penambahan formasi, khususnya Bintara Kowad serta Bintara keahlian di bidang siber, teknologi informasi, dan videografi.

Pangdam menjelaskan, pendaftaran dilayani di dua wilayah, yakni Provinsi Riau melalui Ajendam XIX/Tuanku Tambusai dan Provinsi Kepulauan Riau melalui Ajenrem 033/Wirapratama. “Calon peserta dapat memulai dari Kodim terdekat untuk memperoleh informasi awal sebelum mendaftar sesuai wilayah masing-masing,” jelasnya.

Sejumlah kebijakan baru juga diberlakukan guna memperluas peluang. “Batas usia pendaftaran Bintara dan Tamtama kini maksimal 24 tahun, dan tinggi badan minimal Tamtama menjadi 158 cm. Kesempatan menjadi prajurit semakin terbuka luas,” tegasnya.

Menanggapi isu percaloan, Pangdam menegaskan sikap tegas institusi. “Seluruh proses rekrutmen TNI AD dilaksanakan secara gratis, transparan, dan tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada jalur khusus, tidak ada orang dalam,” katanya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. “Apabila ada pihak yang mengatasnamakan TNI AD dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan, itu dipastikan penipuan,” tegasnya.

Sebagai penutup, Pangdam mengajak generasi muda untuk berani mengambil peluang pengabdian. “Menjadi prajurit bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan kehormatan. Persiapkan diri dengan sungguh-sungguh, karena TNI AD menunggu putra-putri terbaik bangsa,” pungkasnya (*Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *