Kodam XIX/Tuanku Tambusai Jaga Kawasan Minas, Tim Gabungan Tangani Karhutla Dua Hektare

Nasional, Riau, TNI9 Dilihat

SIAK || Personel Brigif TP 89/GG Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang tergabung dalam Tim Quick Response Force (QRF) Pos Pantau Subsektor Minas (BF8) bergerak melakukan patroli sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan PT Arara Abadi, Distrik Gelombang, Kabupaten Siak, Senin (7/9/2026).

 

Patroli dilakukan untuk memantau kondisi kawasan sekaligus mendeteksi sedini mungkin potensi munculnya titik api. Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bersama Regu Pemadam Kebakaran (RPK), Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur keamanan perusahaan turut menangani karhutla dengan luas terdampak sekitar dua hektare.

 

Di lapangan, tim memusatkan upaya pada pemadaman untuk menekan penyebaran api ke area lain. Hingga kegiatan dilaporkan, proses pemadaman masih berlangsung dengan tetap memperhatikan perkembangan kondisi di lokasi.

 

Serda Alpajri, personel Brigif TP 89/GG yang berada di lapangan, mengatakan tim terus bekerja bersama unsur terkait untuk mengendalikan kebakaran sekaligus memantau kawasan di sekitarnya.

 

“Kami tetap fokus melakukan pemadaman dan patroli di sekitar lokasi. Kondisi terus kami pantau untuk mencegah api merambat ke kawasan lain. Koordinasi dengan RPK, MPA, dan unsur pengamanan di lapangan juga terus dilakukan agar penanganan berjalan cepat dan terarah,” ujar Serda Alpajri.

 

Menurutnya, patroli menjadi bagian penting dalam penanganan karena personel tidak hanya berfokus pada lokasi kebakaran, tetapi juga menyisir kawasan sekitar untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

 

“Selama kegiatan situasi aman dan tidak ada kejadian menonjol. Kami akan terus berada di lapangan dan melakukan penanganan sampai kondisi benar-benar terkendali,” tambahnya.

 

Sinergi personel TNI, RPK, MPA, dan unsur pengamanan setempat terus diperkuat agar penanganan karhutla dapat berlangsung efektif. Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran di wilayah rawan karhutla juga terus meningkatkan patroli dan respons lapangan sebagai langkah mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan. (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *