Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadapi Karhutla Pelalawan, 80,67 Hektare Lahan Terbakar Bertambah

Nasional, Riau, TNI54 Dilihat

PELALAWAN || Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan Kodam XIX Tuanku Tambusai bersama unsur terkait di Jalan Koridor RAPP Km 8, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin (31/8/2026). Sebanyak 310 personel dikerahkan untuk memadamkan dan mendinginkan lahan yang terbakar.

 

Dari lokasi, petugas menghadapi kondisi medan yang cukup berat. Lahan gambut yang dipenuhi semak belukar dan tanaman kelapa sawit membuat api berpotensi kembali muncul dan menjalar. Angin kencang, cuaca panas, keterbatasan sumber air, serta asap tebal turut memperberat proses pemadaman.

 

“Kegiatan pemadaman dan pendinginan masih terus berlanjut, terutama pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap dan berpotensi kembali terbakar,” demikian kondisi terakhir yang dilaporkan tim di lapangan.

 

Operasi pemadaman melibatkan unsur TNI, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, MPA, serta personel dari sejumlah perusahaan di sekitar lokasi.

 

Tim mengerahkan 26 mesin ministrike, delapan excavator, satu unit water bombing, dan dua drone, disertai berbagai peralatan pompa dan selang. Alat berat digunakan untuk melakukan penyekatan guna membatasi pergerakan api agar tidak meluas.

 

Luas lahan yang terbakar mencapai ±967,69 hektare, dengan penambahan sekitar 80,67 hektare.

 

Petugas terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan perusahaan di sekitar lokasi. Sementara itu, pemilik lahan dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Pangkalan Kerinci. (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *