Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Produktivitas Pertanian, Pangdam Ikuti Penyaluran Bantuan Pupuk oleh Kapolri di Kampar

Nasional, POLRI, Riau, TNI26 Dilihat

KAMPAR || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP. mendampingi Kapolri dalam peninjauan proses produksi pupuk sekaligus penyaluran bantuan pupuk kepada kelompok tani di PT Bursatani, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolri di Provinsi Riau setelah memimpin Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di SPN Polda Riau.

 

Kapolri bersama rombongan tiba di PT Bursatani dan langsung menerima paparan manajemen perusahaan mengenai kapasitas produksi, distribusi, serta kontribusi perusahaan dalam mendukung sektor pertanian nasional. Selanjutnya, Kapolri meninjau secara langsung proses pembuatan pupuk untuk memastikan kesiapan industri dalam memenuhi kebutuhan petani.

 

Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan secara simbolis truk yang membawa bantuan pupuk untuk disalurkan kepada kelompok tani di Provinsi Riau. Pelepasan bantuan tersebut disambut antusias para petani yang hadir dan menjadi wujud nyata dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian di daerah.

 

Pangdam XIX Tuanku Tambusai bersama unsur Forkopimda Provinsi Riau mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran Kodam XIX Tuanku Tambusai menegaskan komitmen TNI AD dalam memperkuat sinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha guna mendukung program ketahanan pangan nasional.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk memperkuat sektor pertanian. “Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, pelaku usaha, dan para petani harus terus diperkuat agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” ujar Kapolri.

 

Usai melepas bantuan pupuk, Kapolri beserta rombongan melanjutkan agenda kunjungan kerja berikutnya. Kegiatan tersebut menjadi penegasan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui dukungan nyata kepada para petani sebagai ujung tombak produksi pangan nasional (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *