Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Penguatan Penanganan Karhutla, Pangdam Dampingi Kapolri Tinjau Kesiapan Personel dan Peralatan

Nasional, POLRI, Riau, TNI16 Dilihat

PEKANBARU || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP mendampingi Kapolri dalam kegiatan Gelar Kesiapsiagaan dan Penyerahan Bantuan Peralatan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di SPN Polda Riau, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat kesiapan lintas instansi menghadapi potensi karhutla yang mulai meningkat memasuki musim kemarau.

 

Kapolri bersama rombongan tiba menggunakan helikopter di helipad SPN Polda Riau sebelum bergerak menuju lokasi kegiatan di Pendopo SPN. Acara diawali dengan paparan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau mengenai perkembangan situasi serta strategi penanganan karhutla, dilanjutkan peninjauan gelar personel dan peralatan yang disiapkan oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan penanggulangan karhutla kepada Kapolda Riau sebagai bentuk penguatan kapasitas operasi di lapangan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons saat terjadi kebakaran sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan di wilayah rawan.

 

Pangdam XIX Tuanku Tambusai bersama jajaran Forkopimda Provinsi Riau turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran unsur TNI AD menegaskan komitmen Kodam XIX Tuanku Tambusai dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui sinergi terpadu bersama Polri, pemerintah daerah, BPBD, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

 

Kapolri menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. “Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri. Seluruh unsur harus bergerak bersama, mengedepankan langkah pencegahan dan respons cepat agar dampaknya dapat diminimalkan,” tegasnya.

 

Usai kegiatan di SPN Polda Riau, Kapolri beserta rombongan melanjutkan kunjungan kerja menuju pabrik pupuk di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, untuk meninjau kesiapan sektor industri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan sinergi yang semakin solid, diharapkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla di Provinsi Riau semakin optimal sehingga masyarakat dan lingkungan tetap terlindungi (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *