KAB TANGERANG – penanusantara.co.id Kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang diselenggarakan Serikat Buruh DPC KSPSI AGN Kabupaten Tangerang berlangsung khidmat di PT KMK Global Sport, Kawasan Industri Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Selasa (14/4/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah pejabat penting, di antaranya Kapolda Banten, Wakil Gubernur Banten, Bupati Tangerang, jajaran Forkopimda, serta pimpinan dan anggota serikat pekerja.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB itu diikuti ratusan peserta dari unsur buruh, pemerintah, dan pengusaha sebagai momentum mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri. Dengan estimasi kehadiran sekitar 1.500 orang, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat pengamanan maksimal dari aparat kepolisian.
Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan hubungan industrial di tengah dinamika global yang berpotensi mempengaruhi kondisi ekonomi nasional, termasuk dampak konflik internasional terhadap harga energi dan investasi. Ia mengajak seluruh elemen, baik buruh maupun pengusaha, untuk bersama-sama menjaga iklim investasi yang kondusif, karena menurutnya pertumbuhan industri yang sehat akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan pekerja.
“Hubungan industrial yang harmonis menjadi kunci utama agar investasi tumbuh dan lapangan kerja semakin terbuka,” tegas Kapolri. Ia juga menegaskan komitmen Polri untuk hadir sebagai penengah dalam permasalahan ketenagakerjaan dengan tetap mengedepankan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Sementara itu, Presiden KSPSI AGN dalam sambutannya menyampaikan rencana peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 di Monas, Jakarta, yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 200.000 buruh. Dari jumlah tersebut, KSPSI AGN menargetkan kehadiran sekitar 100.000 anggotanya, sehingga menunjukkan tingginya mobilisasi massa yang perlu diantisipasi dari sisi keamanan dan ketertiban.
Selain itu, disampaikan pula rencana peresmian Museum Marsinah di Nganjuk sebagai simbol perjuangan buruh Indonesia, serta harapan terhadap kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan pekerja.
Secara keseluruhan, kegiatan Halal Bihalal ini mencerminkan sinergitas yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serikat pekerja, dan pihak perusahaan dalam menjaga kondusifitas hubungan industrial. Kehadiran Kapolri menjadi simbol dukungan terhadap stabilitas nasional, khususnya menjelang peringatan May Day 2026.
Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik antar seluruh pihak, diharapkan situasi ketenagakerjaan di Indonesia tetap kondusif serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
(Estty)







