DPW SWI Jateng Tancap Gas Pasca Munas, Siapkan Verifikasi Dewan Pers dan Pelantikan

Nasional232 Dilihat

SEMARANG || Pasca gelaran Musyawarah Nasional (Munas), DPW Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Jawa Tengah langsung bergerak cepat. Konsolidasi organisasi, penataan struktur kepengurusan baru, hingga persiapan menghadapi verifikasi Dewan Pers menjadi fokus utama Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Basecamp SWI Semarang, Jumat (26/6/2026).

 

Ketua DPW SWI Jawa Tengah, Andrie Once, menegaskan konsolidasi ini penting untuk memperkuat struktur organisasi dan menyatukan visi seluruh pengurus se-Jateng agar selaras dengan program DPP SWI.

 

“Pasca Munas, kita tidak boleh jalan di tempat. Kedatangan saya ke Jakarta untuk silaturahmi dengan DPP dan Ketua Umum SWI menghasilkan banyak arahan terkait program kerja DPW. Tapi kuncinya tetap di internal. Kita harus berbenah dulu agar program bisa berjalan maksimal,” ujar Once.

 

Rakerwil ini juga membahas sejumlah agenda strategis. Mulai dari persiapan pelantikan DPP di Jakarta, pembentukan panitia pelantikan DPW SWI Jateng, menyambut tim verifikasi Dewan Pers, rencana audiensi dengan Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, hingga program ketahanan pangan berbasis ekonomi kerakyatan.

 

Soal struktur, DPW SWI Jateng melakukan rotasi pengurus untuk mempercepat gerak organisasi. Agung Prayitno ditunjuk sebagai Sekretaris Wilayah menggantikan Saputra Hadiwinarto. Saputra sendiri akan fokus memperkuat Tim Advokasi Hukum SWI Jateng sebagai Kepala Departemen Advokasi dan Hukum sesuai kompetensinya.

 

Sementara itu, Ahmad Mukhlis tetap dipercaya sebagai Bendahara dan Agus Romadhon sebagai Ketua OKK untuk menjadi penggerak roda organisasi SWI Jawa Tengah. Jabatan lain akan segera diisi setelah tim seleksi melihat track record para calon pengurus.

 

“Rotasi itu hal biasa dalam organisasi. Tujuannya satu: mempercepat keputusan lewat musyawarah mufakat secara demokratis. Ada yang tetap di DPW, ada juga yang dikembalikan ke daerah untuk membesarkan SWI di wilayah masing-masing,” jelas Once.

 

Ia menekankan, soliditas dan profesionalisme adalah pondasi utama. “Konsolidasi ini bukan sekadar seremonial. Ini komitmen kita bersama agar DPW SWI Jateng tetap solid dan terus berkiprah untuk SWI yang lebih baik,” tegasnya.

 

Senada, Bendahara DPW SWI Jateng Ahmad Mukhlis menyoroti pentingnya tata kelola yang transparan.

 

“Manajemen keuangan yang sehat dan akuntabel adalah kunci keberlanjutan program-program SWI ke depan. InsyaAllah kami amanah,” pungkasnya.

 

(Agus romadhon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *