Bekali Siswa Wawasan Dunia Kuliah dan Industri Kreatif, SMK Islamic Village Gelar Campus Company Visit 2026 ke Malang dan Yogyakarta

TANGERANG – Penanusantara.co.id – SMK Islamic Village kembali melaksanakan kegiatan Campus Company Visit (GTC)sebagai program pembelajaran di luar sekolah. Perjalanan edukatif ini menyasar dua kota besar, yakni Malang dan Yogyakarta, sebagai pusat pendidikan dan industri kreatif.

Program ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa tentang dunia perkuliahan dan memberikan pengalaman mengenal industri kreatif secara langsung.

Kegiatan Campus Company Visit ini diikuti oleh 91 siswa kelas 11 SMK Islamic Village bersama 9 guru pendamping. Selama kegiatan berlangsung, para siswa akan melakukan kunjungan kampus, kunjungan industri, serta mengeksplorasi wisata di beberapa kota tujuan.

Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari 3 malam, dimulai Minggu, 3-7 Mei 2026, dengan rute perjalanan Tangerang – Bromo – Malang – Yogyakarta – Tangerang.

Keberangkatan dimulai dari SMK Islamic Village menuju Bromo, Jawa Timur. Sesampainya di Bromo, siswa akan menikmati sunrise di Bukit Sunrise dan mengunjungi kawasan Pasir Berbisik sebagai bagian dari eksplorasi alam.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kota Malang. Di Kota Malang, siswa melakukan kunjungan kampus ke Politeknik Negeri Malang (Polinema) untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan serta lingkungan perguruan tinggi. Setelah mengunjungi Kota Malang, siswa melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta, sebuah kota yang dijuluki Kota Pelajar.

Di Yogyakarta, siswa melaksanakan kunjungan ke Sekolah Tinggi Multi Media MMTC Yogyakarta serta melakukan kunjungan industri ke Omah Oblong. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah wawasan siswa mengenai dunia industri kreatif serta proses penyablonan baju. Untuk menutup perjalanan ini, siswa juga diajak untuk mengikuti kegiatan rafting di Sungai Elo yang berlangsung sangat seru dan menyenangkan.

Dengan terlaksananya kegiatan Campus Company Visit ini, SMK Islamic Village berharap para siswa dapat memperluas wawasan dalam dunia perkuliahan dan industri kreatif.

(Muhamad Sakti Syaputra/Estty )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *