Semarak HUT ke-81 TNI, 1.337 Peserta Ramaikan Turnamen Orado di Wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai

Nasional, Riau, TNI7 Dilihat

PEKANBARU || Perayaan HUT ke-81 TNI di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai berlangsung semarak. Sebanyak 1.300 lebih peserta ambil bagian dalam Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI yang digelar serentak di sejumlah wilayah Riau dan Kepri, Minggu (27/9/2026).

 

Di Pekanbaru, pertandingan dipusatkan di Gedung Kaharuddin Nasution. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari turnamen Orado yang digelar secara serentak di 101 wilayah Indonesia sekaligus sebagai upaya memecahkan rekor pertandingan Orado dengan peserta dan lokasi terbanyak.

 

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP mengatakan, Kodam XIX/Tuanku Tambusai mendapat enam lokasi penyelenggaraan di wilayah Riau dan satu lokasi di Batam.

 

“Pertandingan Orado ini dilaksanakan secara serentak dan menjadi bagian dari pemecahan rekor pertandingan terbanyak di 101 wilayah seluruh Indonesia. Di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai, kita melaksanakan di beberapa Kodim dan seluruh pembukaan terkoneksi secara bersama-sama,” kata Pangdam kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).

 

Ia menyebutkan, antusiasme masyarakat terhadap olahraga Orado di Riau sangat tinggi. Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang terlibat mencapai 1.337 peserta dari sejumlah wilayah jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

 

Rinciannya kegiatan, Kodim 0322/Siak mengikutsertakan 64 tim, Kodim 0321/Rokan Hilir 128 tim, Kodim 0313/Kampar 64 tim, Kodim 0303/Bengkalis 128 tim, Kodim 0316/Batam 64 tim dan Kodim 0320/Dumai 64 tim. Sementara pelaksanaan di Kodim 0301/Pekanbaru menjadi salah satu pusat kegiatan.

 

“Animonya luar biasa. Kalau tidak kita hentikan, pesertanya masih akan terus bertambah. Ini menunjukkan Orado merupakan permainan yang cukup mengakar di masyarakat dan banyak yang ingin ikut,” ujar Pangdam.

 

Menurut Pangdam, tingginya minat masyarakat menjadi alasan Kodam XIX/Tuanku Tambusai membuka peluang penyelenggaraan turnamen serupa pada kesempatan berikutnya dengan cakupan peserta yang lebih besar.

 

Menariknya, Orado tidak hanya dipandang sebagai permainan hiburan. Pangdam menilai permainan tersebut memiliki unsur strategi, daya ingat, kemampuan berhitung, pengambilan keputusan serta kecepatan berpikir.

 

“Ini sebetulnya bagus juga untuk anak-anak. Mereka dituntut untuk berhitung, berpikir, mengingat, menyusun strategi dan mengambil keputusan dengan cepat. Kalau bisa dibudayakan dan disosialisasikan sampai tingkat junior, saya kira ini bisa menjadi salah satu kegiatan yang positif untuk mengembangkan kemampuan intelektual anak,” jelasnya.

 

Dalam turnamen kali ini, jumlah peserta memang dibatasi sesuai kapasitas tempat pertandingan. Pangdam menegaskan pembatasan tersebut bukan untuk menghalangi masyarakat yang ingin ikut, melainkan menyesuaikan kemampuan panitia dan lokasi penyelenggaraan.

 

“Untuk pertandingan ini kita batasi kapasitasnya, salah satunya 64 tim. Bukan berarti masyarakat tidak boleh ikut, tetapi karena kapasitas tempat dan pelaksanaannya terbatas. Ke depan, kalau pertandingan digelar secara khusus, jumlah pesertanya bisa kita tambah,” katanya.

 

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperluas komunitas Orado. Peserta yang mengikuti pertandingan sekaligus tercatat dalam keanggotaan komunitas Orado, sehingga jumlah anggota di wilayah Riau terus mengalami peningkatan.

 

Pangdam berharap momentum HUT ke-81 TNI dapat menjadi titik awal berkembangnya Orado sebagai olahraga permainan yang lebih terorganisir di Riau, termasuk dengan pembinaan kelompok junior hingga tingkat nasional.

 

“Harapan kita, Orado ini bisa terus berkembang. Nanti para juara akan dihimpun dan bukan tidak mungkin dapat mengikuti pertandingan pada tingkat nasional. Mudah-mudahan Orado bisa menjadi salah satu olahraga yang berkembang di Riau,” pungkas Pangdam.

 

Turut hadir pada kesempatan tersebut para PJU Kodam XIX/Tuanku Tambusai, PJU Lanal Dumai, PJU Lanud Roesmin Nurjadin, para pemangku kepentingan terkait, serta masyarakat.(A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *